Sunday , November 29 2020
Home » Hot News » Wartawan di Aceh Mengajak Seluruh Jurnalis Indonesia Memboikot Berita Aktifitas TNI AU

Wartawan di Aceh Mengajak Seluruh Jurnalis Indonesia Memboikot Berita Aktifitas TNI AU

Beritabertuah.com– Wartawan Aceh mengajak seluruh Jurnalis di Indonesia, untuk memboikot seluruh pemberitaan tentang aktivitas TNI AU sebagai bentuk tekanan untuk mengusut tuntas kasus penganiyaan dua wartawan di Medan.

 “Untuk memboikot seluruh pemberitaan tentang aktivitas TNI AU, sebelum dilakukan proses hukum yang jelas terhadap oknum TNI AU yang menganiaya jurnalis di Medan,” kata Kordinator aksi Agam Khalilullah di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Sabtu (20/08/2016).

Agam menegaskan aksi kekerasan terhadap dua orang jurnalis yang dilakukan anggota TNI AU di Medan, Sumut, merupakan salah satu praktik pelanggaran hukum. “Seharusnya TNI yang merupakan sebagai alat negara, harus mampu memberikan perlindungan terhadap masyarakat bukan malah memberikan kekerasan,” tegas dia.

Menurut Agam, institusi TNI terutama TNI AU, wajib memperbaiki moral prajuritnya, sehingga benar-benar menjadi pengayom rakyat. “TNI AU harus melakukan reformasi birokrasi dan jangan menyelesaikan masalah dengan mengedepankan kekerasan, serta perbaikan moral prajurit TNI AU,” tandas dia.

Kalangan jurnalis, lanjut Agam, melihat peristiwa yang terjadi di Medan menunjukkan adanya arogansi aparat di Indonesia dan tak peduli dengan profesi jurnalis yang dilindungi undang-undang. Padahal, dalam Pasal 8 UU No. 40/1999 tentang Pers jelas menyebutkan dalam melaksanakan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum.

Pasal 4 juga jelas menjamin kemerdekaan pers sebagai hak asasi warga negara. Di poin 3 pasal yang sama, disebutkan pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan oknum TNI AU yang melakukan penganiayaan terhadap Jurnalis di Medan, harus diseret ke Pengadilan Militer dan harus dipecat dari kesatuan TNI AU.

Sebelumnya dilaporkan, bentrokan warga dengan prajurit TNI AU terkait sengketa tanah di kawasan Sarirejo Medan juga menyebabkan dua orang wartawan mengalami luka-luka.

Kedua wartawan itu terluka akibat penganiayaan yang dilakukan prajurit TNI AU. Jurnalis Arai Argus dari Tribun Medan dan Andri Syafrin Purba dari MNC itu sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Jalan AH Nasution, Medan.

 

  • Sumber: Rima
  • Editor: Wahyu

About Berita Bertuah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *