Tuesday , October 27 2020
Home » Hot News » Dua Bulan Gaji Tak Dibayar, Akhirnya Mereka Mendirikan “Posko Menunggu Gaji”

Dua Bulan Gaji Tak Dibayar, Akhirnya Mereka Mendirikan “Posko Menunggu Gaji”

BeritaBertuah.com – Sungguh keterlaluan selama 2 bulan gaji tak dibayar, 1 bulan mereka menganggur ratusan petugas kebersihan Kota Pekanbaru menggelar aksi mendirikan “Posko Menunggu Gaji” didepan kantor walikota pekanbaru.

Mereka (buruh,red) sudah terlalu kecewa dengan janji yang diumbar pemerintah kota Pekanbaru. Sebab sudah dua bulan belakangan ini gaji ratusan petugas kebersihan belum dibayarkan oleh pihak pemerintah kota Pekanbaru dan satu bulan lamanya mereka telah menganggur tak bekerja.

Menurut Nanang, salah satu perwakilan petugas kebersihan menyebutkan, sudah dua bulan gaji mereka tak kunjung dibayarkan dan sudah satu bulan lamanya mereka menganggur tak bekerja. Tak sedikit dari mereka yang telah kehilangan tempat tinggal karena tak mampu lagi membayar kontrakan rumah, kehilangan sepeda motor, bahkan ada sebahagian dari mereka yang ribut dengan istri dan keluarga.

Dijelaskan Nanang, pada bulan sebelumnya, pihak pemerintah kota Pekanbaru telah menjanjikan gaji mereka akan keluar dalam waktu dekat, namun sudah hampir 3 bulan lamanya gaji mereka tak kunjung keluar, ditambah lagi dengan kebutuhan yang mendesak seperti Lebaran Idul Fitri yang tinggal satu minggu lagi, anak yang ingin masuk sekolah, biaya hidup dan tempat tinggal, membuat mereka berinisiatif menegakkan posko didepan kantor walikota Pekanbaru.

truk

Tak tanggung tanggung mereka juga membawa Truck pengangkut sampah yang bertuliskan “Dijual (untuk gaji buruh) Hub: Walikota Pekanbaru”. Nanang juga menegaskan, Mereka tidak akan beranjak dari posko sebelum gaji mereka dibayarkan oleh pemerintah kota Pekanbaru. “Kita akan terus disini hingga gaji kita dibayarkan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru dan kami hanya meminta kepastian hak upah kerja kami,” tegasnya.

About Berita Bertuah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *