Friday , November 15 2019
Home » Hot News » Kukerta Terintegrasi UNRI Latih Ibu PKK Desa Pandau Jaya

Kukerta Terintegrasi UNRI Latih Ibu PKK Desa Pandau Jaya

Kukerta Terintegrasi UNRI Latih Ibu PKK Desa Pandau Jaya

PEKANBARU (Beritabertuah.com) — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terintegrasi Universitas Riau (Unri), mengadakan Pakan jamu fermentasi kepada ibu PKK dalam pembuatan pakan jamu fermentasi untuk kesehatan ikan budidaya. Tepatnya kegiatan ini dilaksanakan di Desa Pandau Jaya RT 05 RW 05, Kecamatan Siak Hulu, Ahad (7/7).

Kukerta Terintegrasi UNRI Latih Ibu PKK Desa Pandau Jaya

Kegiatan ini diharapkan akan menopang ekonomi masyarakat. Masyarakat yang datang dalam pelatihan pembuatan pakan jamu fermentasi untuk kesehatan ikan budidaya juga sangat antusias untuk bertanya.

Pengabdian Masyarakat Terintegrasi juga baru mulai tahun 2019 di UNRI. Selain itu Desa Pandau jaya baru pertama kali ini juga kedatangan tim pengabdian masyarakat bersama Kukerta terintegrasi Universitas Riau.

Salah satu masyarakat ibuk Hasibuan mengaku “saya senang dengan adanya KKN disini, apalagi diadakan pelatihan pakan jamu seperti ini bisa menambah ilmu saya dalam memelihara ikan, kebetulan, saya juga ada memelihara ikan nila dirumah,” jelasnya.

Ibu-ibu PKK Desa Pandau Jaya, selain diajarkan membuat fermentasi untuk pakan jamu, juga di ajarkan membuat kolam yang memanfaatkan lahan perumahan yang kecil, kolam tersebut bisa dijadikan tempat wisata keluarga nantinya, dan menciptakan anak anak yang gemar makan ikan. Ikan yang dipelihara nantinya selain dapat digunakan sendiri, dapat juga dijual ke mitra kami ungkap Dosen Penanggungjawab Lapangan (DPL) Dr Ir Henni Syawal MSi, kemarin.

Memiliki mitra dengan CV Bang Lele, lanjut Henni, terdapat peserta tambahan dari PT Astra Agro Lestari berasal dari Air Molek ikut bergabung dalam pelatihan tersebut. “Tentunya, sasaran utama kami ialah ibu-ibu PKK di sini. Dengan adanya kegiatan ini, kalau masyarakat pandai membudidayakan ikan namun bingung mau pasarkan lele dari usahanya, bisa diantar juga ke bank lele. Mau terima,” jelasnya.

Selama ini permasalahan budidaya ikan terletak pada mahalnya pakan, dan lahan yang kurang memadai, dan air kolam yang bau. Namun Dengan adanya kolam drum berbahan plastik, dengan metode kolam bioflok masyarakat tak perlu bingung lagi untuk memelihara ikan dimana. Masyarakat sekarang bisa memelihara ikan dengan mudah disamping rumah dengan drum berbahan plastik metode bioflok.

Soal biaya pakan yang mahal, bisa diatasi dengan adanya pakan jamu fermentasi yang akan menghemat biaya produksi. Sebab, dengan diberi jamu, pelet akan menjadi lembut sehingga ikan cepat kenyang, menghilangkan Bauk amis pada kolam, dan cepat pula dimanfaatkan oleh tubuh.

Beberapa pihak yang ikut serta dalam kegiatan ini, ialah Ir Nuraini Ms, Dr Saberiba Hasibuan SPi Mt, Prof Dr Syafriadiman MSc bersama sembilan mahasiswa kukerta Unri. Kemudian, pemilik CV Bank Lele Indonesia Barkah Tri Basuki mengakui pihaknya sebagai objek riset pakan jamu fermentasi ini.

Contributor : Arif Muslikhun

About Arif Muslikhun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *